Selamat datang! Dhia masih belajar ngeblog, makanya blognya aneh. Harap maklum....!! o_O

Rabu, 24 November 2010

Membuat Foto Didalam Text

Buka file gambar, gambar apa aja deh.. kalo saya pake gambar tembok seperti dibawah.



Klik Text tool di toolbox.

Tulis kata-kata terserah kamu aja. Saya tulis kata TEMBOK.

Klik layer background terus tekan ctrl + J. Maka muncul duplikat background.

Setelah itu klik layer background yang aseli lalu tekan ctrl + backspace untuk menetralkan gambar suatu layer (dalam hal ini layer background) menjadi background color. catatan: kalo untuk mereset suatu layer ke foreground color tekan alt+backspace.

hasilnya si background jadi putih.

kita teruskan… Tukar posisi background color copy ke paling atas dengan cara men-drag.

Terus.. aktifkan layer background copy, Tekan Ctrl+ Alt+ G ( untuk Clipping mask) . Hasilnya :

Aktifkan layer “TEMBOK” lalu klik 2x untuk menampilkan blending Option.

Contreng Drop shadow dan bevel and embos. Itu untuk memberikan efek 3D.

Kamu bisa coba otak atik di tool blending Option ini..

Selesai deh..

Ada pertanyaan .?? di form komentar aja yaa.. Insya Alloh di jawab.


Artikel Tutorial Photoshop: Membuat foto di dalam Text ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Baca semua akh...

Membuat Text Transparan

Menerapkan text dengan efek transparan memang sederhana, namun hasilnya cukup keren.

Langkah yang sederhana, namun patut untuk dicoba.

Ini caranya :

11.jpg

Pertama buka file gambar di photoshop. Lalu buat text dengan text tool dengan warna putih.


21.jpg


Gunakan font Times New Roman ”60″, dan tulis text nya.


Lalu di text layer klik kanan dan pilih ”Blending Options…”. pilih blending option Multiply.


31.jpg


lalu klik ”Bevel and Emboss”. Dan sesuaikan dengan gambar dibawah


41.jpg


Eits….Jangan klik OK dulu, masih ada yang harus disetting.

Klik ”Stroke”.


51.jpg


Nah sekarang boleh deh klik ”OK.”


Gambar harus jadi kayak gini yaa..


61.jpg


Lalu klik kanan kembali layer text kemudian klik ”Blending Options…”. Klik ”Bevel and Emboss”. Supaya keliatan 3D.


71.jpg


Eits…jangan klik Ok… masih ada yang harus dikerjakan.

Sekarang tandai dan klik ”Contour”. Settingan seperti gambar bawah.


81.jpg


Lalu klik Color Overlay.

Setting seperti gambar.


91.jpg


Lalu klik OK.

Lalu sambil tekan ctrl klik layer text. Maka akan keluar garis putus-putus di tepi huruf. Lalu buat layer baru dengan klik di toolbar layer > new > layer.

Masih di layer baru, klik brush tool dan gunakan blur brush 5px. Jangan lupa, foreground color dirubah menjadi putih.


10.jpg

Lalu warnai tepi huruf dengan brush tool tadi. Tipis saja supaya kelihatan

lebih terang. Lalu ganti blending mode dengan overlay.


Hasilnya harus seperti ini :


111.jpg


Selamat mencoba!





Artikel Tutorial Photoshop : Membuat Text Transparan ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Baca semua akh...

Membuat Bayangan Suatu Image

Ini adalah tutorial sederhana untuk membuat suatu bayangan gambar. Supaya gampang Saya contohkan membuat bayangan huruf aja.

Yuk mari…

Langkah pertama, buat file baru yang gak terlalu besar.. contoh seperti gambar dibawah :

File > New



Lalu tekan tanda T di toolbox untuk membuat suatu Huruf. Terserah kamu kata-kata nya. Ok.. saya tuliskan “ILMUPHOTOSHOP”.



Kita pindah ke Layer Palette. Klik lalu drag layer huruf yang baru dibuat ke tombol “create new layer” seperti terlihat pada gambar.



Taraaa… Muncul layer baru dengan nama yang sama tapi dibelakangnya ada tulisan copy. Klik kanan layer copy tersebut dan klik rasterize layer. ( Rasterize layer digunakan untuk mengubah layer huruf atau gambar vektor menjadi layer image utuh.)



Masih di layer copy. Klik Edit > Transform > Flip Vertical.
Geser Image Copy yang tadi sampai seperti pada gambar dibawah. Supaya gak keluar rel, pindahkan layer copy tadi sambil menekan tombol SHIFT di keyboard.Atau dengan menekan tombol panah ke bawah.



Klik Gradient Tool setting seperti gambar.



Klik Layer > layer mask > Reveal All
Klik terus Drag & Drop seperti gambar.



Hasilnya musti kayak gini.



Gampang kan?

Selamat mencoba! Kalau kurang jelas , kasih pertanyaan di komentar aja ya.. thx


Artikel Tutorial Photoshop : Membuat Bayangan suatu Image ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials


Baca semua akh...

Area Kerja Photoshop

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek.

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:

  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool - tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :

  • History Brush Tool
  • Eraser Tool
  • Path Selection Tool
  • Direct Selection tool
  • Pen Tool
  • Shape Tool
  • Brush Tool
  • Audio Annotation Tool
  • Eyedropper Tool
  • Measure Tool
  • Text Tool
  • Hand Tool

area-kerja.jpg


Keterangan :


A : Menu

B : Tool Option Bar

C : Pallete Well

D : Toolbox

E : Status Bar

F : Area Gambar

G : Dari atas ke bawah : navigation palette, color palette, history palette dan layer palette.


Ini area kerja nya aja. Fungsi-fungsi dari tool-tool photoshop akan aku jelasin nanti yaa..





Artikel Area kerja Photoshop ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Baca semua akh...

Minggu, 14 November 2010

Perekonomian Lumpuh

Sektor Pertanian Hancur

YOGYAKARTA, KOMPAS - Meletusnya Gunung Merapi melumpuhkan berbagai sektor, baik periwisata, perhotelan, pertanian, peternakan, maupun perikanan. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, bahkan triliunan rupiah.

Dampak ekonomi letusan Merapi di Jawa Tengah antara lain adalah lumpuhnya wisata Candi Borobudur. Kerugian riil belum terdata seluruhnya, tetapi yang lebih penting Borobudur, yang tertutup abu vulkanik cukup parah, perlu penanganan cepat. Obyek wisata ini tutup total selama tiga minggu letusan Merapi berlangsung. "Pemerintah harus meyakinkan dunia internasional bahwa Borobudur bisa kembali dikunjungi setelah letusan Merapi usai," kata Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Magelang Sari Wahyuningsih.

Sebanyak 3.000 pedagang di Taman Wisata Candi Borobudur hampir tiga minggu menganggur. Menurut Sari Wahyuningsih, hotel di seputar Candi Borobudur juga tidak pernah lagi menerima tamu. Padahal, hotel di kabupaten Magelang itu harus mengeluarkan dana minimal Rp 20 juta untuk pembenahan serta Rp 1 juta untuk biaya bahan bakar genset karena karena listrik berhari-hari padam. Itu belum termasuk nilai pembatalan transaksi kamar.

Hancurnya bisnis hotel terparah terjadi di objek wisata Kaliurang, Sleman, DIY. Ketua Asosiasi Perhotelan Kaliurang Christian Awuy menuturkan, ada 280 hotel dan 120 rumah makan di kawasan wisata Kaliurang tutup sejak 26 Oktober. "Kami belum bisa memperkirakan jumlah kerugian karena belum sempat berkumpul. Sekarang pengelola hotel dan rumah makan masih tercerai-berai di pengungsian," katanya, Jumat (12/11).

Menurut dia, letusan Gunung Merapi sejauh ini tidak merusak bangunan hotel. Namun, bangunan-bangunan tersebut tertutup abu cukup tebal sehingga proses pembersihannya membutuhkan waktu dan biaya.

Total jumlah kamar yang tutup selama letusan Merapi adalah 3.200 kamar, baik di hotel berbintang, hotel kelas melati, maupun pondok wisata. Pengelola hotel dan rumah makan tidak mendapatkan penghasilan selama penutupan ini.

Bukan hanya obyek wisata seputar Kaliurang yang lumpuh. Pantai Parangtritis yang jauh dari area letusan Merapi mengalami penurunan pendapatan hingga 80 persen. Imam, petugas tempat pemungutan retribusi Parangtritis-Depok, menuturkan, dalam kondisi normal, jumlah pengunjung sekitar 1.250 orang per hari, kini ada 250 pengunjung saja sudah bagus.

Pertanian

Letusan Merapi merusak sektor pertanian di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kerugian diperkirakan Rp 247,3 miliar. Tanaman rusak terdiri dari padi, buah salak, dan sayuran.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Magelang Wijayanti mengatakan, kerusakan terjadi pada sebagian besar tanaman di 12 kecamatan karena tertutup abu vulkanik. "Nilai kerugian terbesar terjadi pada tanaman salak, Rp 84,01 miliar. Nilai kerugian ini termasuk kerugian akibat ekspor salak yang tertunda karena 65 persen tanaman salak rusak dan gagal panen," katanya.

Hal yang sama dialami Kabupaten Sleman. Salak pondoh yang telah mendunia porak poranda oleh abu vulkanik. Dari 2.000 hektar kebun salak, 1.400 hektar diantaranya rusak berat.

Setiap hektar ditanami sekitar 2.000 rumpun salak dan setiap rumpun menghasilkan 10 kilogram salak per tahun. Jika dihitung dengan harga termurah Rp 5.000 per kg, maka untuk 1.400 ha kerugian mencapai Rp 140 miliar. Demikian Riyadi Martoyo, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman.

Kerusakan juga terjadi pada 201 ha hutan rakyat, 309 ha hutan negara, dan 357 ha areal perkebunan. "Erupsi Merapi menghabiskan tanaman seperti kopi, kelapa, lada, kakao, dan cengkeh, terutama di dusun-dusun di tepi Kali Gendol. Kami perkirakan kerugian sektor perkebunan mencapai 1,5-2 kali lipat dari yang kini terdata," kata Mashudi, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman.

Peternakan

Dampak di Kabupaten Sleman, DIY, dan Kabupaten Boyolali serta Klaten, Jawa Tengah, sebagai penghasil susu perah juga memprihatinkan. Ada 1.548 sapi perah di Kabupaten Sleman yang mati. "Dua koperasi susu, Usaha Peternakan dan Pemerahan (UPP) Kaliurang dan UPP Sarana Makmur sudah tiga minggu tutup. Uang yang hilang dari potensi penjualan susu sapi sekitar Rp 112 juta per hari," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman Suwandi Azis.

Di Kabupatenh Magelang, Klaten, dan Boyolali, menurut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Witono, 62.999 sapi perah, sapi potong, dan kerbau terancam produksinya. Banyak sapi potong yang kurus dan harga jualnya merosot sampai Rp 3 juta karena sulit mencari makanan ternak.

Di Kabupaten Magelang, menurut Tri Agung, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Magelang, ada 125.706 ekor ternak (sapi, kerbau, kambing, dan domba)terkena dampak letusan Merapi. Di sektor perikanan, luas kolam ikan yang terkena dampak 174.77 ha dan kolam mina padi 2.135,5 ha.

Kerugian perikanan di Kabupaten Sleman Rp 11,5 miliar. Kolam ikan milik rakyat yang menyebar di Kecamatan Ngemplak hampir seluruhnya terairi dari Kali Kuning yang berhulu di Gunung Merapi. Kecamatan Ngemplak dan Cangkringan adalah pemasok 80 persen kebutuhan benih ikan 60 persen ikan konsumsi di DI Yogyakarta. Karena itu, kebutuhan ikan di DIY terganggu.

"Namun, saya optimis dalam satu-dua bulan setelah erupsi Merapi berakhir, masalah di bidang perikanan akan segera teratasi. Begitu belerang tidak ada lagi di Kali Kuning, kolam-kolam akan aman," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman Suparmono.

Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X, Sabtu, menyatakan, letusan Merapi yang berulang sejak 26 Oktober bukan letusan seperti biasa. Karena itu, dampaknya tidak terduga. Belajar dari peristiwa ini, penanganan dampak letusan Merapi untuk masa mendatang diharapkan tidak serba darurat seperti saat ini. Sultan memberi contoh, Kabupaten Sleman yang menerima dampak terparah harus berupaya lagi dari nol.

Sumber : Kompas Edisi Senin, 15 November 2010

Baca semua akh...

Jumat, 12 November 2010

Kurikulum Bencana Segera Diajarkan

"Pendidikan bencana itu absolut."

JAKARTA - Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat mendorong pengetahuan mengenai bencana segera masuk kurikulum pendidikan, paling tidak untuk pendidikan tingkat menengah.

Sebab, menurut Kepala Biro Pusat Informasi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Safri Burhanuddin, pengetahuan masyarakat Indonesia tentang bencana masih minim.

"Buktinya, saat kejadian tsunami Mentawai, banyak masyarakat belum tahu akan terjadi tsunami," kata Safri dalam jumpa pers di kantornya kemarin.

Safri mengatakan kebutuhan akan kurikulum bencana di sekolah sangat mendesak karena Indonesia merupakan daerah bencana. "Jadi kita harus bersahabat dengan bencana," ujar pakar geologi laut lulusan Universite de Bretagne Occidentale Brest, Prancis, ini.

Dia menilai pengetahuan masyarakat mengenai bencana penting untuk meminimalkan dampak kerusakan yang terjadi. Karena itu, Kementerian mendorong pengetahuan bencana masuk kurikulum pendidikan. "Secepatnya," kata dia ketika ditanyai kapan kurikulum bencana diajarkan di sekolah.

Menurut Safri, kurikulum itu seharusnya sudah diajarkan kepada anak-anak di sekolah dasar, terutama di daerah yang rawan bencana, seperti gempa dan tsunami. Pelatihan untuk menghadapi bencana, kata dia, juga perlu dilaksanakan.

Safri mengimbau masyarakat tidak panik ketika bencana terjadi. Dia meminta masyarakat yang tinggal di pesisir pantai berhati-hati bila melihat air laut tiba-tiba surut.

"Lebih baik langsung naik ke daratan yang lebih tinggi," kata dia. Dia berharap pemerintah mengawasi bangunan yang ada apakah sudah tahan gempa.

Permintaan agar pengetahuan tentang bencana masuk kurikulum pendidikan juga dilontarkan anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Jawa Tengah, Poppy Dharsono. "Pendidikan bencana itu absolut. Harus itu'" kata dia di pendopo Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kemarin.

Menurut dia, Indonesia adalah negara rawan bencana alam. Namun, kata dia, kondisi itu tak diimbangi dengan rancangan penanganan yang baik sehingga, tiap kali bencana terjadi, pemerintah kelabakan menanganinya.

Ia menyebut penanganan pengungsi Merapi, di mana ribuan orang dikumpulkan terpisah dari ternaknya. Akibatnya, kata dia, pengungsi kembali ke rumah meski kondisi Merapi belum aman. "Penanganan belum komprehensif," kata dia.

Di Jepang, kata dia, pemerintahnya cukup tanggap. Siswa sekolah disana diajari pelatihan menghadapi bencana. Bangunan yang didirikan pun selalu menyesuaikan dengan ancaman bencana.

"Seperti tentara yang dipersiapkan berperang, menghadapi bencana juga harus dipersiapkan," ujar Poppy.

Sumber : Koran Tempo edisi Sabtu, 13 November 2010

Baca semua akh...

Suku Mentawai : Dipaksa Terima Peradaban Baru

Sesungguhnya, sangat bias ketika suku Mentawai dianggap sebagai suku terasing oleh pemerintah. Karena dinilai terasing, mereka dipaksa menerima peradaban baru yang bukan jati diri mereka.

Tahun 1970-an, Departemen Sosial membuat program Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat Terasing (PKMT). Dengan program itu, suku-suku yang dinilai terbelakang dan primitif direlokasi agar menjadi lebih maju.

Dengan dalih agar mudah mengakses pelayanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan, suku Mentawai dipaksa menerima cara hidup yang sama sekali berbeda dengan yang diajarkan leluhur mereka.

Suku Mentawai sejatinya hidup dari berburu dan meramu. Mereka hidup berkelompok dalam pola pemukiman yang disebut Uma. "Uma biasanya di hulu sungai atau tak jauh dari aliran sungai yang bisa dilalui sampan. Namun, jauh dari tepi pantai," kata penduduk asli Siberut Selatan, Yosep Sarogdok.

Menurut Sarogdok, tahu 1970-an, ketika pemerintah melaksanakan program PKMT, suku Mentawai dipindah ke pesisir dan mulai mengenal cara domestifikasi terhadap tanaman dan hewan.

Antropolog dari Yayasan Citra Mandiri, lembaga swadaya masyarakat yang fokus dalam pendampingan suku Mentawai, Tarida Hernawati, dalam bukunya, Uma Fenomena Keterkaitan Manusia dengan Alam, mencatat, salah satu kebijakan PKMT adalah program relokasi penduduk di Pulau Siberut. Masyarakat yang sebelumnya hidup berkelompok dalam Uma masing-masing disatukan ke perkampungan yang dibentuk oleh pemerintah.

Tarida yang melakukan penelitian terhadap salah satu Uma, yakni Uma Sagulu, mencatat, akibat PKMT, klan Sagulu terpaksa pindah tempat tinggal beberapa kali. Awalnya, mereka tinggal di daerah Sungai Silaoinan, Siberut Selatan. Lewat PKMT, mereka bersama klan lain direlokasi ke Tatebburuk. Kawasan sebenarnya milik klan Tatebburuk. Pemerintah lalu memindahkan beberapa klan lebih ke pesisir, ke Dusun Puro II Desa Muntei.

"Pemerintah lalu mendatangkan perusahaan hak pengusahaan hutan (HPH) dan perusahaan perkebunan ke Kepulauan Mentawai. Hutan tak lagi jadi milik kami, sudah dikapling oleh pemilik modal," kata Sarogdok.

Memang tak seluruh sumber kehidupan di hutan atau hulu sungai ditinggalkan. Meski tinggal di permukiman baru, suku Mentawai tak meninggalkan tempat asal mereka. Tarida mencatat, Uma tetap jadi identitas klan, selain tanah ulayat yang menjadi tempat pemenuhan kebutuhan. Tanaman sagu, keladi, dan pisang yang menjadi bahan pokok suku Mentawai tetap ada di tempat tinggal mereka dulu. Setiap klan suku Mentawai tetap kembali ke tempat mereka mendirikan Uma secara berkala untuk mengambil sagu, keladi, atau pisang. Pemenuhan kebutuhan akan upacara adat juga dilakukan di Uma.

Masuknya perusahaan HPH dan perkebunan ke Kepulauan Mentawai membawa perubahan terhadap cara hidup warga Mentawai. Mereka mulai mengenal uang sebagai alat tukar.

Rachmadi dari Perkumpulan Telapak Indonesia yang melakukan banyak aktivitas pembangunan masyarakat dan pendampingan suku Mentawai menuturkan, hingga tahu 1996, suku Mentawai masih menggunakan sistem barter dalam aktivitas ekonomi. "Masuknya perusahaan perkebunan dan pemegang konsesi HPH membuat suku Mentawai mengenal uang sebagai alat pembayaran," kata Rachmadi, yang beraktivitas di Kepulauan Mentawai sejak 1995.

Ada hal positif yang dicatat Rachmadi dari intervensi pemerintah, yakni suku Mentawai makin mengenal pendidikan sebagai cara mengubah status sosial mereka. "Sayangnya, mereka masih belum siap bahwa sekolah juga membutuhkan uang. Mereka masih sangat sederhana dalam melakukan aktivitas ekonomi. Saya pernah membeli cempedak di pedagang pendatang seharga Rp 1.500, tetapi penduduk asli masih menjual Rp 500," kata Rachmadi.

Masuknya HPH dan perusahaan perkebunan membuat suku Mentawai tercerabut dari kehidupan yang sangat terkait alam (hutan dan sungai).

Suku Mentawai mengenal sosok yang penting dalam kehidupan sosial mereka, yakni Sikerei, pemimpin upacara adat dan penyembuh orang sakit.

Tarida mencatat, dalam setiap pengobatan (pabetei) dan upacara adat (puliaijat), Sikerei membutuhkan daun dari berbagai jenis tumbuhan. Sekarang, hutan tempat tumbuh daun-daun kehidupan itu terganggu.

Melalui PKMT, pemerintah membangun antara lain permukiman pesisir orang Mentawai di Sagecik, Pulau Sipora, Desa Muara Taikako di Pagai Utara serta Sagulima di Siberut.

Surfaid International sejak 2007 melatih orang Mentawai pesisir agar tahu bahaya gempa dan bagaimana mengantisipasi bahaya tsunami. "Namun, kemampuan kami terbatas melatih dan membuat program Dusun Siaga Bencana di 22 dusun di Kabupaten Kepulauan Mentawai," kata Coordinator Officer Program Siaga Bencana Surfaid international, Sozanolo Duli.

Sungguh ironis, program masa lalu pemerintah merelokasi suku Mentawai dari hulu sungai ke pesisir kini harus dibayar dengan hilangnya ratusan nyawa akibat tsunami. Kini, pemerintah ingin mengembalikan mereka ke hulu sungai, bukit, dan hutan yang sejatinya merupakan Uma bagi orang Mentawai.

Sumber: Kompas edisi Sabtu, 13 November 2010

Baca semua akh...